Pendidikan

Penyebab Sarjana Sulit Mendapatkan Pekerjaan

Apa ya harapan ketika seseorang baru lulus kuliah dari sebuah perguruan tinggi? Tentunya harapan setiap orang yang baru lulus kuliah itu adalah agar segera mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikannya. Seseorang ini tentunya ingin segera membalas budi orangtuanya dan ingin segera bisa membahagiakan kedua orantuanya. Seseorang yang telah berjuang menempuh pendidikan selama 4 tahun ini tentu ingin segera menjadi seseorang yang sukses dengan gelar kesarjanaanya itu. Namun kadang keinginan seseorang ini tidak dapat terwujud karena kadang seorang sarjana ini sulit sekali untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Ada 3 hal yang biasanya menyebabkan seorang sarjana kesulitan mendapat pekerjaan diantaranya yaitu :

  1. Tidak Mempunyai Keterampilan Khusus

Kadang kendala seorang sarjana sulit untuk mendapatkan pekerjaan adalah tidak mempunyai keterampilan khusus. Sebagai contoh ketika seorang sarjana ini melamar sebuah pekerjaan ke sebuah perusahaan dengan syarat harus menguasai komputer atau juga menguasai sebuah bahasa. Jika seseorang ini tidak terlalu pandai computer dan juga tidak menguasai sebuah bahasa maka seseorang ini tentu tidaka akan diterima bekerja.

  1. Banyaknya Pesaing

Banyaknya sarjana sarjana yang lainnya sehingga banyaknya pesaing untuk bisa diterima bekerja di sebuah perusahaan. Sebagai contoh ketika seseorang ini melamar ke sebuah tempat jika bersamaan dengannya ada yang melamar dengan pendidikan yang lebih bgus misal dari universitas yang lebih bagus dan juga nilainya lebih bagus sehingga seseorang ini tersingkir untuk bisa bekerja di tempat tersebut.

  1. Memilih Milih Pekerjaan

Ketika seseorang telah meraih gelar kesarjanaan tentunya seseorang ini berharap untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan pendidikannya dan juga dengan gaji yang besar. Sehingga ketika seseorang ini mendapatkan tawaran pekerjaan yang tidak sesuai dengan pendidikannya dan juga dengan gaji yang tidak sesuai dengan keinginannya itu maka seseorang ini lebih memilih menganggur dulu dan menunggu hingga dapat pekerjaan yang sesuai dengan keinginnanya itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *