Blogger

Inilah Alasan Mengapa Kamu Harus Kuliah di Universitas Al Ma’soem

Singkat cerita mengenai sejarah berdirinya Yayasan Pendidikan Al Masoem, yang didirikan oleh Haji Ma’soem. Beliau lahir di daerah Cibuyut, Tasikmalaya, yang meninggal dunia pada tanggal 30 Desember 2001 di usianya yang ke 78 tahun. Selain terkenal sebagai pemilik Yayasan Al Masoem, beliau juga terkenal sebagai seorang pengusaha yang dermawan dan disegani banyak orang.

Sekolah Tinggi Al Ma’soem baru-baru ini telah melakukan serah terima perizinan dengan Sekolah Tinggi Pertanian Jawa Barat (STP Jabar) pada beberapa waktu lalu. Hal tersebut merupakan salah satu upaya yang diambil pihak Yayasan Al Masoem Bandung, untuk mengembangkan lagi sektor pendidikan dengan mendirikan Universitas. Hal itu juga tidak terlepas dari motivasi, serta adanya dorongan yang diberikan oleh Menteri Riset Teknologi dan Penidikan Tinggi, yakni Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D.Ak, saat memberikan kuliah umum 1 bulan sebelumnya.

Menurut sang professor, Sekolah Tinggi di Al Masoem sudah sepantasnya untuk berubah menjadi universitas yang dilihat dari berbagai aspek. Pada sebelumnya, pemerintah juga memang sudah melihat fenomena dimana kampus yang berdiri di Indonesia yang akreditasinya belum sesuai dengan standard yang telah ditetapkan. Salah satu jalan yang dapat di tempuh, yakni beberapa kampus yang sudah memiliki akreditasi cukup baik dapat melakukan merger pada kampus lainnya  dengan cara membeli prodinya. Apabila sudah berhasil dalam membuka prodi / jurusan baik dengan cara merger maupun secara mandiri, maka sekolah tinggi mempunyai hak untuk mendirikan sebuah universitas.

Hal tersebut juga ditempuh oleh pihak Al Masoem yang baru saja membuka prodi S1 Teknologi Pangan dan Agribisnis dari STP Jabar. Sebelum berlanjut ke sesi acara serah terima perizinan, para petinggi Yayasan dari kedua belah pihak telah mendiskusikan satu sama lainnya. Tak hanya itu, perihal kelengkapan dokumen yang dibutuhkan juga akan diperiksa kembali oleh notaris yang bertujuan agar tertib adminsitrasi serta penguatan dari segi mata hukum. Pada sesi penandatanganan pun dilakukan oleh kedua belah pihak yayasan, yang juga disaksikan oleh beberapa anggota yang menghadiri pada meeting room di Yayasan Al Masoem Bandung.

Kemudian acara berlanjut pada sesi foto penyerahan dokumen perizinan dari pihak STP Jabar kepada yayasan Al Masoem Bandung. Setelah dilakukannya serah terima prodi, alhasil kampus Al Masoem pun memiliki 3 sekolah yang terdiri dari Sekolah Tinggi Komputer (STKOM), Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP), dan Sekolah Tinggi Ilmu Perbankan Syariah (STIBANKS). Tak hanya itu saja, adapun mengenai jumlah prodi yang bisa dipilih oleh para calon Mahasiswa Baru tahun 2019 yakni adalah Sistem Informasi (S1), Manjemen Informatika (D3), Komputerisasi Akuntansi (D3), Pebankan Syariah (S1), Teknologi Pangan (S1), dan Agribisnis (S1).

Kelebihan Dari Al Masoem

1. Manfaat daftar di awal, biaya pendidikan yang lebih murah.

2. Pengembalian biaya pendidikan 100 %, apabila siswa/siswi mengundurkan diri.

3. Tidak ada biaya heregistrasi (daftar ulang) & biaya diperjalanan.

4. Beasiswa untuk siswa / santri yang berprestasi.

5. Sepanjang Januari – Juli, Ahad / libur pendaftaran tetap dibuka.

Nah, bagi kamu yang hendak mendaftar menjadi siswa / santri / mahasiswa jurusan bahasa Inggris di Bandung dan jurusan pertanian di Bandung, silahkan saja datang langsung ke alamat Jl. Raya Cipacing No. 22 Jatinangor – Sumedang 45363, atau bisa langsung kunjungi situsnya => masoemuniversity.ac.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *