9 Jenis Atap Kanopi untuk Menjadikan Rumah Anda Lebih Indah

jenis atap kanopi

Dalam ilmu eksterior bangunan, penggunaan kanopi merupakan suatu hal yang sangat lazim untuk menunjang desain dan juga fungsi. Kanopi menjadi pilihan untuk menyediakan spot yang teduh, tanpa harus menutup keseluruhan area dengan dinding.

Rangka atap kanopi bersifat fleksibel, bisa dipilih dengan material yang paling sesuai dengan desain, yang paling umum adalah besi hollow, kayu, dan juga baja ringan atau galvalum. Berikut merupakan rekomendasi jenis atap kanopi yang umum digunakan untuk bangunan di Indonesia.

  • Atap Polikarbonat

Rekomendasi pertama merupakan material dengan ciri khas plastik yang berongga. Polycarbonate dikenal ringan dan juga memiliki banyak variasi.

Anda bisa memilih warna, model dan juga desain yang paling cocok dengan selera dan kebutuhan Anda. Kanopi dengan material atap ini mampu menyerap sinar matahari dengan maksimal, atap ini juga sangat kuat dan kokoh, namun memiliki bobot yang sangat ringan.

  • Spandek atau Zincalume

Atap ini memiliki ciri khas bentuk yang bergelombang. Terbuat dari material campuran antara aluminium dan seng, sehingga menghasilkan bahan yang disebut zincalume.

Material ini diklaim memiliki kekuatan dan juga durabilitas yang lebih tinggi dibandingkan atap polikarbonat. Namun, atap jenis ini lebih kaku dan desainnya kurang menarik.

  • Kanopi Kaca

Kanopi dengan atap jenis ini akan terlihat sangat menarik dan juga memberikan kesan mewah. Material yang lazim dipakai untuk atap tembus pandang ini adalah akrilik, kaca laminasi, dan yang paling baru adalah solarflat.

Material ini tidak mudah retak dan juga sangat menunjang sisi desain. Pemakaian jenis atap kanopi jenis ini akan membuat ruang terbuka semakin terasa bebas dan lega.

  • Material Alderon

Alderon adalah jenis atap yang dibuat dengan material unplasticizide polyvinyl cholide atau UPVC. Material ini memiliki kelebihan yaitu mampu menyerap suara berisik dan juga memiliki kemampuan menahan panas yang sangat baik, namun harga material ini tergolong mahal dibanding jenis atap lain.

  • Solartuff

Material ini sejatinya merupakan polikarbonat yang bergelombang, diklaim memiliki kekuatan jauh lebih tinggi daripada kaca, dan mampu menahan panas tanpa mengurangi intensitas cahaya.

  • Material Onduline

Material selanjutnya adalah onduline  yang mampu menyerap kebisingan dengan sangat efektif. Material ini sangat cocok digunakan pada iklim tropis karena sifatnya yang kuat, selain itu onduline  juga memiliki beragam pilihan warna yang bisa dipilih sesuai selera.

  • Material Atap Go Green

Material atap ini terbuat dari plastik yang dipadukan dengan bahan kimia khusus ,sehingga memiliki tingkat ketahanan tinggi, meskipun kuat, material ini lentur dan juga ringan. Material ini juga sangat terjangkau dan mudah dipasang sehingga sangat membantu pekerjaan proyek rumah Anda.

  • Atap Fiber

Atap ini diproduksi dari serat sintetis yang diolah hingga menghasilkan produk yang kuat namun ringan. Jenis atap ini mampu bertahan pada segala kondisi cuaca hingga bertahun-tahun.

Atap ini umumnya dimanfaatkan sebagai akses cahaya pada bangunan, karena mampu menahan panas namun dapat menyalurkan cahaya dengan sangat baik.

  • Kanopi Membran

Jenis atap kanopi yang terakhir ini harganya tergolong mahal dibanding jenis lain, namun harga yang ditawarkan sebanding, sebab kanopi membran memiliki desain yang sangat modern dengan rangka besi besar yang artistik. Kanopi jenis ini juga memiliki ketahanan hingga puluhan tahun dengan perawatan yang sesuai standar.

Itulah tadi beberapa jenis atap kanopi yang akan membuat penampilan rumah atau bangunan Anda semakin menarik. Semoga informasi ini mampu memberikan manfaat, serta dapat membantu Anda menentukan jenis atap yang paling sesuai dengan kebutuhan dan desain. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *