Hati-hati! Ini 5 Jenis Utang yang Sering Intai Karyawan

Bagi fresh graduates, mendapat pekerjaan pertama mungkin jadi hal yang sangat didambakan dan disyukuri. Bisa punya gaji pertama, membiayai hidup sendiri, dan syukur-syukur bisa bantu dan membahagiakan orang tua di rumah. Apakah kamu salah satunya?

Rasa excited saat dapat pekerjaan baru, perlu juga diimbangi dengan kesadaran akan tantangan apa saja yang akan kamu hadapi ketika sudah punya penghasilan sendiri. Terutama tantangan mengelola keuangan. 

Sebagai calon karyawan sekaligus orang dewasa, penting untuk menyadari bahwa uang adalah faktor penting dalam hidup yang manajemennya harus dilatih dan dilakukan dengan baik supaya hidup bisa berjalan lancar. Ada dua hal penting yang harus diketahui sebagai tantangan awal bagi fresh graduates yang akan menginjakkan kaki ke dunia kerja, yaitu: menentukan prioritas dan berkenalan dengan utang. 

Sebab, utang kerap menjadi beban bagi keuangan yang jika tidak dikenali di awal akan berisiko bagi kestabilan keuangan. Ditambah sekarang, banyak sekali kanal kredit atau berutang yang tersedia, mulai dari yang termudah seperti paylater hingga pinjaman besar seperti kredit dengan agunan atau KPR. 

Buat kamu yang akan jadi karyawan di pekerjaan atau kantor pertama, yuk kenali 5 jenis utang yang biasanya mengintai para karyawan supaya kamu bisa mengatasinya di kemudian hari. 

Utang paylater

Utang paylater mungkin adalah jenis utang yang paling umum dari karyawan. Sebab, paylater punya syarat pendaftaran yang mudah dan cepat. Plus jumlah minimum penghasilan yang harus dipenuhi tidak besar. Jadi, banyak karyawan yang bisa mendaftar dan memiliki akun paylater. Kredivo misalnya, punya 3 syarat yang harus kamu penuhi jika tertarik daftar, yaitu: 

  1. Sudah berusia minimal 18 tahun. 
  2. Punya penghasilan minimal sebesar Rp 3 juta per bulan. 
  3. Berdomisil di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, Kediri, Tasikmalaya, Tegal, Bandar Lampung, Banjarmasin, dan Pontianak.

Dengan syarat yang minimalis tersebut, banyak orang yang bisa memenuhi dan berminat untuk daftar paylater. Tapi, banyak juga yang tidak dibarengi dengan kesadaran finansial. Alhasil, penggunaan paylater berisiko buat beban keuangan jadi menumpuk.

Apalagi Kredivo sudah menjadi mitra banyak e-commerce, salah satunya JD.ID. Di mana artinya kalau kamu sudah menjadi pengguna Kredivo, otomatis itu sama dengan cara mengaktifkan JD.ID paylater untuk bertransaksi. 

Utang pinjaman online

Sementara itu, utang pinjaman online adalah jenis utang berupa uang tunai dari aplikasi fintech sejenis Kredivo. Kredivo sendiri, selain bisa dipakai untuk transaksi di e-commerce tanpa bunga, cicilan 0%, atau cicilan dengan tenor s.d 12 bulan, bisa juga dipakai untuk pengajuan pinjaman tunai. 

Berbeda dengan bank atau lembaga pinjaman tunai yang butuh syarat banyak untuk pengajuan pinjaman, pengajuan pinjaman online sama mudahnya dengan daftar paylater. Plus, pencairan pinjamannya juga biasanya cuma 1 hari. Siapa coba yang nggak tertarik?

Namun, di satu sisi, utang pinjaman online wajib diwaspadai karena rata-rata suku bunganya lebih tinggi dibanding pinjaman konvensional. Plus, banyak juga yang terjerat pada pinjaman online ilegal sehingga jumlah pinjaman jadi bertambah besar tanpa terkendali jika terlambat dibayar. 

Utang kartu kredit

Ketika bertransaksi dengan kartu kredit, wajib diingat bahwa 30 hari setelahnya, kamu harus membayar tagihannya. Plus, biaya-biaya lain yang menyertai kartu kredit juga perlu diingat agar tidak terlupa dibayar. Mulai dari biaya tahunan, biaya kartu, dan yang lainnya.

Utang kartu kredit tentu hanya bisa ada jika kamu punya kartu kredit bank yang aktif. Bedanya dengan paylater, kartu kredit punya syarat yang lebih ketat dan proses pengajuan yang lebih panjang. 

Utang ke teman yang disadari atau tidak

Utang yang kerap menjadi sumber permasalahan hubungan sosial adalah utang yang kerap dilakukan ke teman, baik disadari atau tidak. Ketika sudah akrab dengan seseorang, kita kemungkinan tanpa sadar akan bertindak sekenanya tanpa memikirkan akibat dari tindakan tersebut.

Termasuk ketika pergi atau makan siang bersama yang bayarnya nebeng atau sekaligus. Untuk kamu yang baru akan jadi karyawan, hati-hati dengan jenis utang yang satu ini, ya. 

Utang koperasi atau pinjaman kantor

Banyak perusahaan yang menyediakan koperasi hingga jasa pinjaman dengan pembayaran melalui potongan payroll gaji. Tentu, ini menjadi godaan terbesar sebab biasanya pinjaman kantor tidak dibungai. Namun, sebagai anak baru, tentu kamu harus berpikir seribu kali untuk ajukan pinjaman.

Paling tidak tunggu hingga masa kerjamu satu tahun lebih jika mau ajukan pinjaman. Kamu juga perlu memilah, kebutuhan mana yang penting dan yang tidak, yang perlu didanai dari pinjaman ke kantor supaya pinjaman jadi tepat sasaran. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *